Kemesraan Ini

Huruf demi hurufnya memendarkan cahaya. Memoranda kerak yang sudah lama menghuni dadanya. Galau menepi, lalai hengkang, bosan menjarakinya. Perlahan tumbuh cinta yang tidak biasa. Syukur terwujud dalam kerja. Sabar berharmoni dengan upaya.

“Kemesraan ini, janganlah cepat berlalu!”Sebaris lagu ini menjadi sangat tepat dengan kondisinya. Ada kemesraan yang tidak pernah ia ingin kembali menjauhinya.

Allah beri kesempatan untuk selalu membersamainya. Interaksi menjadi sangat rekat. Akal, hati dan keseluruhan sistem organnya bersatu padu. Menjadi barisan ‪#‎ParaPerinduSurga‬.

“Semua proyek di dunia ini akan mengalami kegagalan, kecuali proyek mengeja, membaca, memahami, menghafal dan mengamalkan Al Quran. Ia tidak akan pernah mengenal kata gagal. Satu ayat saja yang kau eja, baca, pahami, hafal dan amalkan akan mencahayai dadamu!” Begitu Ablah Kulthum memotivasinya.

Adakah kemesraan yang lebih romantis daripada bersama Al Quran?

Iklan

Tentang TaQ

Hanya manusia biasa yang ingin terbiasa menjadi hamba Allah. Ingin terbiasa di jalan menuju RidhoNya dan berhasil mendapat jatah sebagai penghuni surgaNya.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s