Mengeja Hikmah

Malam itu tetiba terbersit untuk pulang. Terbetik pula untuk ikut daurah saja. Menuntaskan yang belum tuntas. Mendaftar, sambil juga mengikatkan hati pada Dzat Penentu jalur hidup. Jika kebaikan maka akan menjadi. Tidak terjadi pun harus diyakini sebagai kebaikan.

Allah tentukan lulus ujian masuk. Nama terpampang bersama nama lainnya yang beruntung. Variabel ini cukup melegakan. Namun masih ada variabel yang menentukan keputusan akhirnya. Sambil menunggu variabel ini berlalu, Allah tunjukan barisan guru yang menggetarkan terpampang dalam jadwal semester ini. Ragu mulai menyergap. Walau variabel akhir itu ternyata memutar balikkan pada posisi semula, kecewa akan sangat kecil porsinya. Karena Allah telah menggantinya dengan barisan guru yang menggetarkan itu.

Benar saja variabel itu memosisikan diri pada tempat semula. Melawan bosan. Menggantinya dengan semangat cinta yang penuh dengan mutiara keilmuan.

Taqdir tidak akan tertukar. Mengecilkan porsi kegelisahan, akan membantu bagi kesehatan jalan pikir. Hati tergantung pada Allah, jawarih melakukan sebab terwujudnya cita.

Iklan

Tentang TaQ

Hanya manusia biasa yang ingin terbiasa menjadi hamba Allah. Ingin terbiasa di jalan menuju RidhoNya dan berhasil mendapat jatah sebagai penghuni surgaNya.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s