Semesta Berpendar

Semesta Berpendar

Aku membersamainya dalam keterasingan rimba kehidupannya. Tiada satu haripun kecuali aku bersamanya, baik ketika duduk, berdiri maupun berbaring. Aku selalu berada dalam dekapannya. Dengan lahap dia memanfaatkan detiknya bersamaku.

Walau begitu tidak jarang kesepian menyergap dan membuatku tidak leluasa bergerak di ruang memori otaknya. Sudah sekian lama aku terendap dalam kepalanya. Endapan yang sangat mengganggu metabolisme sel otaknya. Oksigen pun menjadi barang langka, hingga lelah tidak dapat ditolaknya.

“Jangan biarkan huruf-huruf di kepalamu itu menumpuk, Jee! Lelah yang kau rasakan adalah cara huruf-huruf  itu menggugat bijakmu.” Diagnosa seorang temannya ketika dia mengeluhkan matanya yang mulai lemah daya lihatnya.

Daya matanya melemah disebabkan oleh kecintaannya yang nyaris over dosis terhadapku.

“Bijak rasanya jika kau nikahkan saja huruf-huruf itu dengan pasangan abadinya!”  Resep cerdas yang kemudian disarankan temannya.

Pernikahan itupun terjadi. Sebuah pernikahan yang cukup memberinya tambahan oksigen untuk bernafas lebih dalam menyelami semestaku. Sebuah ritual pengikatan oksigenpun permanen terukir, semestanyapun kembali berdzikir.

Perlahan ribuan kebenaran lahir dari hasil pernikahanku dengan pasangan abadiku. Setiap kebenaran memiliki ribuan cahaya. Cahaya tersebut memiliki daya pendar yang cukup luas, dapat menjangkau sekian ribu denrit yang berhasil menangkapnya. Cahaya-cahaya itu berhasil memberi titik terang bagi kebohongan-kebohongan yang sekian lama disembunyikan pongah yang bermain dalam gelanggang kehidupan ini.

Kehadiran pasanganku dalam jenaknya menjadikan cintanya semakin sempurna. Keseimbangan dan kesinambungan hidupnya berjalan purna. Lelahpun kemudian menjadi sangat jarang menghampiri hari-harinya.

Iklan

Tentang TaQ

Hanya manusia biasa yang ingin terbiasa menjadi hamba Allah. Ingin terbiasa di jalan menuju RidhoNya dan berhasil mendapat jatah sebagai penghuni surgaNya.
Pos ini dipublikasikan di Cerita, Dunia Pena. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s